FAKTOR RISIKO KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KECAMATAN KALIMANAH KABUPATEN PURBALINGGA

NUGROHO, AJI RIZKIKA HASMA (2015) FAKTOR RISIKO KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KECAMATAN KALIMANAH KABUPATEN PURBALINGGA. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Aji Rizkika Hasma Nugroho COVER.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Aji Rizkika Hasma Nugroho BAB I.pdf

Download (528kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Aji Rizkika Hasma Nugroho BAB II.pdf

Download (610kB) | Preview
[img] Text
Aji Rizkika Hasma Nugroho BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (649kB)
[img] Text
Aji Rizkika Hasma Nugroho BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (549kB)
[img] Text
Aji Rizkika Hasma Nugroho BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (500kB)
[img]
Preview
Text
Aji Rizkika Hasma Nugroho DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (535kB) | Preview
[img] Text
Aji Rizkika Hasma Nugroho LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Latar belakang: Faktor utama cepatnya pekermbangbiakan nyamuk Aedes aegypty adalah lingkungan. Hal ini karena kondisi sanitasi lingkungan berperan besar dalam perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypty. Praktek pencegahan merupakan langkah yang dapat dilakukan untuk mecegah terjadinya wabah DBD. Tujuan: Untuk menganalisis faktor yang beresiko terhadap kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Kalimanah Kabu paten Purbalingga. Metode: Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif. P enelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Kalimanah yang terkena DBD sebanyak 62 orang dan seluruh masyarakat yang tidak menderita DBD . S ampel dalam penelitian ini sejumlah 53 responden yang terkena DBD (kasus) dan yang tidak terkenan DBD (kontrol) 53 sehingga jumlah sampel 106. P engambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling. Uji yang digunakan uji chi square. Hasil: Responden dengan tingkat pendidikan rendah sebanyak 60 responden (56,6%), status lingkungan responden tidak ada jentik 63 responden (59,4%) dan praktek pencegahan kurang baik 59 responden ( 55,7%). Terdapat hubungan antara faktor tingkat pendidikan (0,0001) dengan nilai Odds Ratio sebesar 4,245 (1, 866- 9,658), status lingkungan (0,006) dengan nilai Odds Ratio sebesar 2,984 (1, 348- 6,604) dan praktek pencegahan (0,0001) dengan nilai Odds Ratio sebesar 4,596 (2,013- 10,493), dengan kejadian DBD di Puskesmas Kalimanah Kabupaten Purbalingga. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara faktor tingkat pendidikan, status lingkungan dan praktek pencegahan dengan kejadian DBD di Puskesmas Kalimanah Kabupaten Purbalingga. Pendidikan rendah (4,245 kali) , status lingkungan terdapat jentik (2,984 kali) dan praktek pencegahan kurang (4,596 kali) beresiko menyebabkan kejadian DBD.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: PEMBIMBING I: Ragil Setiyabudi, S.KM., M.Kes (Epid) PEMBIMBING II: dr. Anis Kusumawati, M.Sc
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: pendidikan, lingkungan, praktek pencegahan, kejadian DBD
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan
Depositing User: Novia Marantika
Date Deposited: 11 Jul 2017 08:49
Last Modified: 11 Jul 2017 08:49
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2562

Actions (login required)

View Item View Item