BAGASKORO, KELIK PRASETYO (2016) HUBUNGAN KINERJA PMO (PENGAWAS MINUM OBAT) DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP KEBERHASILAN TERAPI TUBERKULOSIS DI NGHS ( NON GOVERNMENT HEALTH SERVICE ) KABUPATEN BANYUMAS. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
Kelik Prasetyo Bagaskoro- COVER.pdf
Download (1MB)
Kelik Prasetyo Bagaskoro- BAB I.pdf
Download (576kB)
Kelik Prasetyo Bagaskoro- BAB II.pdf
Download (698kB)
Kelik Prasetyo Bagaskoro- BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (862kB)
Kelik Prasetyo Bagaskoro- BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (923kB)
Kelik Prasetyo Bagaskoro- BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (569kB)
Kelik Prasetyo Bagaskoro- DAFTAR PUSTAKA-.pdf
Download (722kB)
Kelik Prasetyo Bagaskoro- LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Abstract
Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi yang angka kejadiannya
tertinggi didunia. Tingginya angka kejadian TB menempatkan Indonesia pada
rangking ke 5 negara dengan beban TB terbesar didunia. Kinerja PMO (Pengawa
s
Minum Obat) dan dukungan sosial merupakan faktor penting keberhasilan pasien
TB dalam mematuhi program pengobatan. Survey nasional tahun 2010
menunjukan bahwa banyak penderita TB yang menggunakan NGHS (Non
Government Health Service) dalam hal diagnosis dan pengobatan. Tujuan dari
penelitian ini untuk menganalisa hubungan antara kinerja PMO dan dukungan
sosial terhadap keberhasilan terapi TB paru di NGHS Kabupaten Banyumas.
Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional (non eksperimental)
dengan
pendekatan potong lintang (cross sectional) yang bersifat retrospektif.
Teknik sampling menggunakan total sampling dengan sampel penelitian terdiri
dari 42 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan rekam medis dan
kuisioner yang dianalisis menggunaka
n fisher’s exact (α=0,05). Hasil penelitian
menunjukan bahwa dari 42 responden, terdapat 29 orang (69,0%) yang
pengobatannya berhasil, 32 orang (76,2%) yang menilai kinerja PMO baik dan 34
orang (81,0%) yang menilai dukungan sosial baik. Hasil uji statistik bivariate
menggunakan fisher’s exact terhadap kinerja PMO dan keberhasilan terapi
menghasilkan p value sebesar 0,000 (<0,05) yang menunjukan bahwa terdapat
hubungan antara kinerja PMO dengan keberhasilan terapi, sedangkan uji fisher’s
exact terhadap dukungan sosial dan keberhasilan terapi diperoleh p value untuk
dukungan sosial (emosional, penghargaan, instrumental, informatif) berturut-turut
yaitu 0,005; 0,000; 0,002; 0,002 (<0,05), yang artinya terdapat hubungan antara
dukungan sosial dengan keberhasilan terapi TB paru di NGHS Kabupaten
Banyumas. Uji analisis multivariate menggunakan uji regresi logistic untuk semua
variabel diperoleh p value > 0,05, artinya tidak ada variabel yang memiliki
pengaruh paling besar. Semua variabel memiliki pengaruh yang sama terhadap
keberhasilan terapi.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Additional Information: | 1. Susanti, M.Phil., Apt 2. Much Ilham N Aji Wibowo, MPH., Apt |
| Uncontrolled Keywords: | Tuberkulosis, Kinerja PMO, Dukungan Sosial, Keberhasilan Terapi, NGHS |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > Farmasi S1 |
| Depositing User: | Users 28 not found. |
| Date Deposited: | 11 Jul 2017 01:24 |
| Last Modified: | 04 Oct 2024 06:21 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2532 |
