PENGARUH EKSTRAK PEGAGAN (Centella asiatica) TERHADAP BAKTERI Aeromonas hydrophila SECARA IN VITRO

SHOLIHAH, FEBRIANTI UMMU (2016) PENGARUH EKSTRAK PEGAGAN (Centella asiatica) TERHADAP BAKTERI Aeromonas hydrophila SECARA IN VITRO. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Febrianti Ummu Sholihah_JUDUL.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Febrianti Ummu Sholihah_BAB I.pdf

Download (563kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Febrianti Ummu Sholihah_BAB II.pdf

Download (697kB) | Preview
[img] Text
Febrianti Ummu Sholihah_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (582kB)
[img] Text
Febrianti Ummu Sholihah_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (691kB)
[img] Text
Febrianti Ummu Sholihah_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (531kB)
[img]
Preview
Text
Febrianti Ummu Sholihah_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (538kB) | Preview
[img] Text
Febrianti Ummu Sholihah_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (539kB)

Abstract

Motile Aeromonas Septicemia (MAS) merupakan penyakit yang serius dalam budidaya ikan air tawar. Penyakit MAS disebabkan oleh Aeromonas hydrophila. Pemberian antibiotik yang dilakukan oleh petani ternyata memberikan efek negatif yaitu antibiotik dapat beresiko menimbulkan resistensi terhadap bakteri. Oleh karena itu perlu dicari bahan alami sebagai alternatif lain sebagai pengganti antibiotik. Salah satu bahan alami yang dapat digunakan adalah tanaman pegagan (Centella asiatica). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji ekstrak pegagan terhadap pertumbuhan bakteri A. hydrophila dan untuk mengetahui nilai Minimum Inhibitor Consetration (MIC) ekstrak pegagan terhadap pertumbuhan bakteri A. hydrophila. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Konsentrasi yang digunakan dalam uji pendahuluan penelitian ini yaitu 20%, 40% dan 60%, masing-masing konsentrasi tersebut dilakukan 5 kali ulangan. Nilai MIC ditentukan dengan cara memperkecil jarak konsentrasi terkecil yang masih dapat menghambat pertumbuhan bakteri pada uji pendahuluan yaitu 5%, 10%, 15%, dan 20% dilakukan 5 kali ulangan. Data yang diperoleh berupa luas zona hambat dan dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (varian ANAVA) dengan uji F pada taraf kepercayaan 95%, selanjutnya diuji dengan uji BNT pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak pegagan mampu menghambat pertumbuhan bakteri A. hydrohila. Nilai MIC yang masih mampu menghambat pertumbuhan bakteri A. hydrophila adalah konsentrasi 5% yaitu dengan luas zona hambat sebesar 0,065 ± 0,006 cm2.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Drs. Heri Maryanto, M.Si.
Uncontrolled Keywords: Aeromonas Hydrophila, MIC, Tanaman Pegagan
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QH Natural history
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Bandriyah .
Date Deposited: 21 Nov 2016 03:35
Last Modified: 21 Nov 2016 03:35
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/241

Actions (login required)

View Item View Item