MUSYAROFAH, SITI (2016) EFEK SEDATIF DARI FRAKSI METANOL BIJI OROK-OROK (Crotalaria juncea L.) PADA MENCIT. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
COVER_SITI MUSYAROFAH_FARMASI'16.pdf

Download (2MB)
Text
BAB I_SITI MUSYAROFAH_FARMASI'16.pdf

Download (633kB)
Text
BAB II_SITI MUSYAROFAH_FARMASI'16.pdf

Download (645kB)
Text
BAB III_SITI MUSYAROFAH_FARMASI'16.pdf
Restricted to Registered users only

Download (651kB)
Text
BAB IV_SITI MUSYAROFAH_FARMASI'16.pdf
Restricted to Registered users only

Download (675kB)
Text
BAB V_SITI MUSYAROFAH_FARMASI'16.pdf
Restricted to Registered users only

Download (626kB)
Text
DAFTAR PUSTAKA_SITI MUSYAROFAH_FARMASI'16.pdf

Download (1MB)
Text
LAMPIRAN_SITI MUSYAROFAH_FARMASI'16.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Insomnia merupakan gangguan ketidakmampuan untuk mensuplai kebutuhan
tidur. Insomnia juga dikaitkan dengan gangguan psikologik misalnya terjadinya
depresi, ansietas, dan penurunan daya ingat, karena pada dasarnya tidur berguna
untuk resusitasi otak dan konsolidasi daya ingat. Pemilihan terapi insomnia di
Desa Lembarawa Brebes secara empiris, biasanya menggunakan biji orok-orok
(Crotalaria juncea L.) sebagai sedatif, adapun kandungannya sebagai efek sedatif
yaitu alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa biji orok-orok
(Crotalaria juncea L.) memiliki potensi sebagai efek sedatif dengan dosis yang
tepat. Rancangan penelitian yang digunakan adalah posstest-only control group
design. Mencit dibagi menjadi 6 kelompok dari 18 ekor mencit, kelompok I
(fenobarbital) kelompok II (Na CMC 1%) , kelompok III fraksi metanol (25
mg/kgbb), kelompok IV fraksi metanol (50 mg/kgbb), kelompok V fraksi metanol
(75 mg/kgbb), dan kelompok VI fraksi metanol (100 mg/kgbb). Pengamatan daya
cengkeram mencit, reflek balik badan mencit, diameter pupil mata mencit
dianalisis secara deskriptif, dan daya jatuh mencit dianalisis secara statistik
menggunakan uji one way ANOVA dengan bantuan software SPSS 16.0 for
window. Hasil analisis data uji statistik one way ANOVA p=0.082 (p>0.05) yang
berarti menunjukkan tidak adanya perbedaan yang bermakna dengan kelompok
fenobarbital. Dari variasi dosis yang telah diujikan, kadar setengah dosis telah
mampu memberikan efek sedatif dan dosis 2 kali normalnya memberikan efek
terkuat, sehingga secara efek empirisnya dapat dibuktikan.

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Asmiyenti Djaliasrin Djalil, M.Si., dan Erza Genatrika, M.Sc., Apt.
Uncontrolled Keywords: Biji orok-orok (Crotalaria juncea L.), fraksi metanol, efek sedatif, variasi dosis.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi S1
Depositing User: Iin Hayuningtyas
Date Deposited: 07 Jul 2017 03:52
Last Modified: 14 Nov 2024 01:24
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2406

Actions (login required)

View Item
View Item