K ETAHANAN KULTUR KENCUR ( Kaempferia galanga L.) SECARA IN VITRO PADA KONSENTRASI STERILAN DAN JENIS EKSPLAN YANG BERBEDA

Giarsiana Handoyowati, (2016) K ETAHANAN KULTUR KENCUR ( Kaempferia galanga L.) SECARA IN VITRO PADA KONSENTRASI STERILAN DAN JENIS EKSPLAN YANG BERBEDA. Other thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
G. HANDAYANI - COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
G. HANDAYANI - BAB I.pdf

Download (503kB) | Preview
[img]
Preview
Text
G. HANDAYANI - BAB II.pdf

Download (555kB) | Preview
[img]
Preview
Text
G. HANDAYANI - BAB II.pdf

Download (555kB) | Preview
[img]
Preview
Text
G. HANDAYANI - BAB III.pdf

Download (695kB) | Preview
[img]
Preview
Text
G. HANDAYANI - BAB IV.pdf

Download (489kB) | Preview
[img]
Preview
Text
G. HANDAYANI - BAB IV.pdf

Download (489kB) | Preview
[img]
Preview
Text
G. HANDAYANI - DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (539kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ke tahanan kultur kencur ( kaempferia galanga L.) secara in vitro pada konsentrasi sterilan dan jenis eksplan yang berbeda . Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan, Laboratorium Terpadu, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, pada bulan April sampai dengan Me i 2015. Penelitian ini menggunakan metode Survey dengan 6 perlakuan. Perlakuan eksplan daun menggunakan sterilan natrium hipoklorit 5% dan alkohol 70% (E1S1). Perlakuan eksplan daun menggunakan sterilan natrium hipoklorit 10% dan alkohol 70% (E1S2). Perlakuan eksplan akar menggunakan sterilan natrium hipoklorit 5% dan alkohol 70% (E2S1 ). Perlakuan eksplan akar menggunakan sterilan natrium hipoklorit 10% dan alkohol 70% (E2S2). Perlakuan eksplan rimpang menggunakan sterilan natrium hipoklorit 5 % dan alkohol 70% (E3S1 ). Perlakuan eksplan rimpang menggunakan sterilan natrium hipoklorit 10% dan alkohol 70% (E3S2). Pada masing- masing perlakuan terdapat 5 sampel sehingga diperoleh 30 unit perlakuan. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan deskript if kualitat if. Hasil Penelitian menunjukan tingkat ketahanan kultur kencur paling rendah terdapat pada perlakuan E1S1 dengan kontaminasi mencapai 100%. Ketahanan paling tinggi terdapat pada perlakuan E1S2 dan E2S1 dengan tingkat kontaminasi mencapai 0%. K etahanan perlakuan E2S2, E3S1, E3S2 bervariasi dengan tingkat kontaminasi masing -masing 20%, 60% dan 40%.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: 1. Oetami Dwi Hajoeningtijas ., S.P., MP 2. Agus Mulyadi P urnawanto ., S P., MP ,
Uncontrolled Keywords: Eksplan, konsentrasi sterilan, kontaminasi
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: windarto .
Date Deposited: 06 Jul 2017 02:57
Last Modified: 06 Jul 2017 02:57
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2303

Actions (login required)

View Item View Item