HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PENGELOLA UNIT FARMASI TERHADAP PENGELOLAAN OBAT DI PUSKESMAS KABUPATEN BANYUMAS

ARYANI, ALYXIA FATMA (2016) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PENGELOLA UNIT FARMASI TERHADAP PENGELOLAAN OBAT DI PUSKESMAS KABUPATEN BANYUMAS. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
COVER_ALYXIA FATMA ARYANI_FARMASI'16.pdf

Download (716kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I_ALYXIA FATMA ARYANI_FARMASI'16.pdf

Download (652kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II_ALYXIA FATMA ARYANI_FARMASI'16.pdf

Download (842kB) | Preview
[img] Text
BAB III_ALYXIA FATMA ARYANI_FARMASI'16.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (665kB)
[img] Text
BAB IV_ALYXIA FATMA ARYANI_FARMASI'16.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (960kB)
[img] Text
BAB V_ALYXIA FATMA ARYANI_FARMASI'16.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (537kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA_ALYXIA FATMA ARYANI_FARMASI'16.pdf

Download (538kB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN_ALYXIA FATMA ARYANI_FARMASI'16.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Pengelolaan obat merupakan suatu rangkaian kegiatan yang berupa perencanaan, pengadaan, penyimpanan, dan pendistribusian obat. Petugas yang bertanggung jawab dalam pengelolaan obat merupakan apoteker, atau tenaga kefarmasian atau teknisi yang mempunyai keahlian dalam bidang kefarmasian. Pada kenyataannya jumlah apoteker dan teknisi yang mempunyai keahlian dalam bidang farmasi yang bertugas sebagai pengelola obat masih terbatas. Terbatasnya pengelola obat yang berlatar belakang farmasi akan mempengaruhi pengetahuan yang dimilikinya sehingga pengelolaan obat di Puskesmas menjadi tidak maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pengelola unit farmasi di Puskesmas, mengetahui bagaimana pengelolaan obat yang dilakukan oleh pengelola unit farmasi yang ada di Puskesmas, mengetahui ada tidaknya hubungan antara tingkat pengetahuan pengelola unit farmasi dengan kemampuannya mengelola obat di Puskesmas. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik melalui pendekatan cross sectional. Cara pengumpulan data melalui instrumen penelitian berupa kuisioner dan observasi penelitian berupa daftar ceklis terhadap pengelola unit instalasi farmasi mengenai pengelolaan obat yang didasarkan oleh Kemenkes RI (2010) dalam Materi Pelatihan Manajemen Kefarmasian di Puskesmas. Dari 37 Puskesmas yang dijadikan responden penelitian sebanyak 19 Puskesmas pengelola unit farmasi memiliki tingkat pengetahuan tinggi dan sebanyak 21 Puskesmas memiliki pengelolaan yang sangat baik, sebanyak 13 Puskesmas memiliki pengelola unit farmasi berpengetahuan sedang, 5 Puskesmas pengelola obat berpengetahuan rendah dan 12 Puskesmas memiliki pengelola obat yang baik dan 4 diantaranya pengelolaan obatnya kurang baik. Berdasarkan uji statistik yang dilakukan menggunakan uji analisis spearman rank didapatkan p value sebesar 0,031<0,05 yang menunjukkan adanya hubungan tingkat pengetahuan dengan pengelolaan obat dan berdasarkan nilai Coefficient Correlation sebesar 0,355 menunjukkan adanya kekuatan cukup dan searah antara Tingkat Pengetahuan Pengelola Unit Farmasi terhadap Pengelolaan Obat di Puskesmas wilayah Kabupaten Banyumas. Pengelolaan obat di Puskesmas memiliki hubungan yang bermakna dengan tingkat pengetahuan yang kemudian tingginya pengetahuan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia,pengalaman, dan lama kerja.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Anjar Mahardian K., M. Sc., Apt dan Githa Fungie Galistiani, M. Sc., Apt
Uncontrolled Keywords: Hubungan, Tingkat Pengetahuan, Unit Instalasi Farmasi, Pengelolaan Obat, Puskesmas, Validasi, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banyumas
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Iin Hayuningtyas
Date Deposited: 05 Jul 2017 00:29
Last Modified: 05 Jul 2017 00:29
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2219

Actions (login required)

View Item View Item