PENGARUH KONSENTRASI GIBBERELLIC ACID (GA3) TERHADAP KEBERHASILAN AKLIMATISASI EMBRIO SOMATIK KOPI ROBUSTA (Coffea canephora Pierre ex A. Froehner)

SETIANI, NUR (2015) PENGARUH KONSENTRASI GIBBERELLIC ACID (GA3) TERHADAP KEBERHASILAN AKLIMATISASI EMBRIO SOMATIK KOPI ROBUSTA (Coffea canephora Pierre ex A. Froehner). Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
JUDUL.pdf

Download (784kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (630kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (884kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (653kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (661kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (569kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (612kB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (585kB)

Abstract

Kopi robusta (Coffea canephora piere ex A. Frohner) merupakan salah satu tanaman andalan dari komoditas perkebunan Indonesia. Pada tahun 2014, total produksi biji kopi yang dihasilkan Indonesia mencapai lebih dari 600 ribu ton per tahun, sehingga menempatkan Indonesia sebagai negara penghasil kopi terbesar ketiga di dunia setelah Brazil dan Vietnam (FAO, 2014). Produksi biji kopi yang tinggi tersebut dihasilkan dari lahan perkebunan di Indonesia yang sangat luas, pada tahun 2014 mencapai lebih dari 1,3 juta Ha. Namun demikian, produktivitas perkebunan kopi di Indonesia masih tergolong rendah, yaitu hanya seperempat dari negara-negara penghasil kopi utama di dunia (FAO, 2014). Salah satu faktor yang diduga menjadi penyebab rendahnya produktivitas kopi di Indonesia adalah rendahnya penggunaan kualitas bibit kopi yang dibudidayakan (Priyono, 2010). Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk produksi bibit kopi yang berkualitas dengan jumlah yang banyak adalah menggunakan teknik embryogenesis somatik (Lubis, 2013). Namun demikian, waktu kultur yang digunakan dalam kondisi in vitro untuk produksi bibit kopi dengan teknik embriogenesis somatik sekitar 12 bulan. Salah satu inovasi yang dapat digunakan untuk mempersingkat waktu kultur dalam kondisi in vitro adalah dengan cara mengaklimatisasikan embrio somatik yang terbentuk secara langsung (direct sowing) ke dalam kondisi ex vitro. Namun demikian, tingkat keberhasilan dari teknik direct sowing masih relatif rendah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keberhasilan aklimatisasi embrio somatik kopi secara langsung dengan menggunakan zat pengatur tumbuh (ZPT) GA3 yang ditambahkan ke dalam medium tumbuh. Bahan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah embrio somatik kopi robusta. Embryo somatik kopi robusta berhasil diaklimatisasikan secara langsung dengan keberhasilan yang tinggi. Medium tanam dengan penambahan GA3 berhasil meningkatkan persentase keberhasilan aklimatisasi embryo dari 40 % pada medium tanpa penambahan GA3 menjadi 70 % pada medium dengan GA3 pada konsentrasi 10-4 M. Perlakuan medium tanam dengan penambahan GA3 juga berhasil meningkatkan tinggi bibit kopi robusta yang dihasilkan dari sekitar 0,4 cm pada medium tanpa GA3 menjadi 0,9 cm pada medium dengan penambahan GA3 dengan konsentrasi 10-4 M

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Sisunandar, Ph.D. dan Drs. Arief Husin, M.Si.
Uncontrolled Keywords: Direct Sowing; Embriogenesis Somatik; GA3; Kopi Robusta
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Bandriyah .
Date Deposited: 13 Oct 2016 03:12
Last Modified: 13 Oct 2016 03:12
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/21

Actions (login required)

View Item View Item