ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI OLAHAN CARICA DI KABUPATEN WONOSOBO

RAHMAWATI, SEPTIANA DWI (2013) ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI OLAHAN CARICA DI KABUPATEN WONOSOBO. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
JUDUL_Septiana Dwi R..pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I_Septiana Dwi R..pdf

Download (588kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II_Septiana Dwi R..pdf

Download (649kB) | Preview
[img] Text
BAB III_Septiana Dwi R..pdf
Restricted to Registered users only

Download (643kB)
[img] Text
BAB IV_Septiana Dwi R..pdf
Restricted to Registered users only

Download (677kB)
[img] Text
BAB V_Septiana Dwi R..pdf
Restricted to Registered users only

Download (731kB)
[img] Text
BAB VI_Septiana Dwi R..pdf
Restricted to Registered users only

Download (581kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA_Septiana Dwi R..pdf

Download (632kB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN_Septiana Dwi R..pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : Keragaan agroindustri carica di Kabupaten Wonosobo, potensi atau peluang agroindustri olahan carica di Kabupaten Wonosobo, besarnya nilai tambah dan keuntungan yang diperoleh pada agroindustri carica dalam satu bulan. Tempat penelitian dilaksanakan di Kabupaten Wonosobo.Penelitian ini mengunakan metode sensus terhadap 20 pengusaha agroindustri olahan carica di Kabupaten Wonosobo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agroindustri olahan carica di Kabupaten Wonosobo merupakan agroindustri rumah tangga yang dikelola keluarga. Bahan baku utama yaitu buah carica, yang ditambah dengan bahan baku pelengkap seperti gula dan asam benzoat. Harga jual rata-rata produk olahan carica ini adalah Rp 9.425 per botol atau Rp 25.357,15 per kilogram. Besarnya rata-rata nilai tambah yang dihasilkan dari satu kilogram buah carica yang digunakan untuk menghasilkan olahan carica berupa carica in syrup adalahRp 17.427,1, artinya nilai dari setiap satu kilogram bahan baku yaitu buah carica akan meningkat Rp 17.427,1 per kilogram setelah diolah menjadi produk jadi yaitu olahan carica. Rata-rata keuntungan yang diperoleh pengusaha olahan carica setiap bulan Rp 58.101.554,1 dari total 20 pengusaha olahan carica dengan produksi 4.996,5 kilogram. Produk olahan carica dipasarkan meliputi wilayah lokal, regional dan nasional dengan daerah pemasaran lokal adalah Kabupaten Wonosobo, untuk wilayah regional meliputi wilayah Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat, Jawa Timur dan untuk wilayah Nasional meliputi Pulau Kalimantan dan Sumatera, dan ada salah satu pengusaha yang sedang merintis pemasaran ke luar negeri. Agroindustri olahan carica ini sangat berpeluang untuk dikembangkan di Kabupaten Wonosobo, itu karena olahan carica merupakan makanan khas dari Kabupaten Wonosobo yang tidak ditemukan didaerah lain.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Pujiati Utami, S.P., M.P. dan Sulistyani Budiningsih, S.P., M.P.
Uncontrolled Keywords: Nilai Tambah, Agroindustri; Carica, Wonosobo
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
Depositing User: Bandriyah .
Date Deposited: 11 Nov 2016 02:37
Last Modified: 24 Nov 2016 02:39
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/188

Actions (login required)

View Item View Item