PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA RENDAMAN DALAM EKSTRAK TEH HIJAU (Camelia sinensis) TERHADAP SINTASAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) YANG TERSERANG PENYAKIT MAS (MOTILE AEROMONAS SEPTICEMIA)

RESTI, RIKA FIRLIANA (2013) PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA RENDAMAN DALAM EKSTRAK TEH HIJAU (Camelia sinensis) TERHADAP SINTASAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) YANG TERSERANG PENYAKIT MAS (MOTILE AEROMONAS SEPTICEMIA). Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
JUDUL_Rika Firliana R..pdf

Download (627kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I_Rika Firliana R..pdf

Download (582kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II_Rika Firliana R..pdf

Download (639kB) | Preview
[img] Text
BAB III_Rika Firliana R..pdf
Restricted to Registered users only

Download (640kB)
[img] Text
BAB IV_Rika Firliana R..pdf
Restricted to Registered users only

Download (869kB)
[img] Text
BAB V_Rika Firliana R..pdf
Restricted to Registered users only

Download (575kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA_Rika Firliana R..pdf

Download (650kB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN_Rika Firliana R..pdf
Restricted to Registered users only

Download (800kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan lama rendaman dalam ekstrak teh hijau terhadap sintasan lele dumbo yang terserang penyakit MAS dan untuk mengetahui konsentrasidan lama rendaman dalam ekstrak teh hijau yang paling efektif yang dapat mempengaruhi sintasan lele dumbo yang terserang penyakit MAS. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Pola Faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor konsentrasi ekstrak teh hijau dan faktor lama rendaman. Uji utama menggunakan konsentrasi 0%, 0,5% dan 1,0% dengan lama rendaman 25 menit, 30 menit dan 35 menit. Setiap perlakuan diulang dua kali. Ikan uji yang digunakan adalah lele dumbo (Clarias gariepienus) berumur sekitar 2 bulan, berukuran 7-10 cm dengan berat ± 15 g sebanyak 180 ekor. Terlebih dahulu ikan uji diinfeksi dengan bakteri A. hydrophila dengan dosis 0,1 ml dengan kepadatan 101 CFU/ml. Ikan uji selanjutnya direndam dengan ekstrak teh hijau pada konsentrasi dan lama rendaman berbeda selama 4 hari berturut-turut. Pengamatan penelitian dilakukan tiap hari selama 14 hari dihitung dari hari pertama perendaman dengan ekstrak teh hijau. Parameter yang diamati adalah purifikasibakteri A. hydrophila, perkembangan gejala penyakit, proses recovery ikan yang terserang penyakit MAS, dan sintasan. Data sintasan dianalisis dengan analisis varians (ANAVA). Apabila data yang dianalisis terdapat perbedaan yang nyata maka analisis dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada selang kepercayaan 95%. Purifikasibakteri A. hydrophila, perkembangan gejala penyakit, dan proses recovery ikan yang terserang penyakit dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya gejala penyakit pada ikan lele dumbo (C. gariepinus)terserangpenyakit MAS. Hasil analisis statistik data sintasan menunjukkan perlakuan A1 (kontrol) berbeda nyata dengan A2 dan A3, namun A2 dan A3 tidak berbeda nyata. Konsentrasi ekstrak teh hijau yang paling efektif untuk pengobatan lele dumbo yang terserang penyakit MAS adalah pada konsentrasi 0,5% (A2). Lama rendaman tidak berpengaruh terhadap sintasan.Hasil penelitian telah membuktikan bahwa pemanfaatan ekstrak teh hijau dapat mempengaruhi sintasan lele dumbo yang terserang penyakit MAS.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Drs. Heri Maryanto, M.Si. dan Dini Siswani Mulia, S.Pi., M.Si.
Uncontrolled Keywords: Clarias gariepinus, Ekstrak Teh Hijau, Motile Aeromonas Septicemia
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QH Natural history
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Bandriyah .
Date Deposited: 11 Nov 2016 02:06
Last Modified: 11 Nov 2016 02:06
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/185

Actions (login required)

View Item View Item