1 FORMULASI SABUN PADAT MINYAK ATSIRI BUNGA KENANGA DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP Staphylococcus aureus, Escherichia Col

RAHMAWATI, ISNAENI (2015) 1 FORMULASI SABUN PADAT MINYAK ATSIRI BUNGA KENANGA DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP Staphylococcus aureus, Escherichia Col. Other thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
ISNAENI RAHMAWATI, COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
ISNAENI RAHMAWATI, BAB I.pdf

Download (618kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ISNAENI RAHMAWATI, BAB II.pdf

Download (771kB) | Preview
[img] Text
ISNAENI RAHMAWATI, BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (746kB)
[img] Text
ISNAENI RAHMAWATI, BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (652kB)
[img] Text
ISNAENI RAHMAWATI, BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (521kB)
[img]
Preview
Text
ISNAENI RAHMAWATI, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (621kB) | Preview
[img] Text
ISNAENI RAHMAWATI, LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Minyak atsiri bunga kenanga dapat digunakan sebagai anti b akteri karena mengandung fungsi hidroksil ( -OH) dan karbonil. Dari hasil penelitian, uji aktivitas minyak atsiri bunga kenanga pada konsentrasi 20%, 40%, 60% menunjukan daya lebih aktif menghambat pertumbuhan bakteri gram negatif ( salmonellla enteritidis, staphylococcus aureus ) dibanding kan dengan bakteri gram positif ( Escherichia Coli, Bacillu s Subtilis ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik a sabun padat minyak atsiri bunga kenanga dan membandingkan daya antibakteri minyak atsiri bunga kenanga ada setiap formulasi sabun padat dengan berbagai perbedaan konsentrasi. Minyak atsiri bunga k enanga diperoleh dengan metode destilasi uap air. Sabun padat minyak atsiri bunga kenanga dibuat dalam konsentrasi 5% minyak atsiri bunga kenanga, 10% minyak atsiri bunga kenanga, 20 % minyak atsiri bunga kenanga. Dilakukan uji organolpetik, uji pH, uji daya busa, uji kadar air dan uji aktivitas antibakteri terhadap S.aureus dan E. coli. Ujiorganolpetik, uji pH dianalisis secara deskriptif yaitu dengan membandingkan dengan syarat yang tertera dalam syarat sabun mandi (SNI 06 -3532 -1994). Uji daya busa, uji kadar air dan uji aktivitas antibakteri dianalisis menggunakan program SPSS versi 16 untuk mengetahui ada tidaknya efek antar perlakuan uji dengan one way ANOVA (Analysis Of Variane), apabila ada perbedaan dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian menunjukan bahwa sabun padat minyak atsiri bunga kenanga pada uji daya busa ada perbedaan yang signifikan. Sabun padat minyak atsiri bunga kenanga dalam perbedaan konsentrasi memiliki aktivitas antibakter i tetapi tidak menimbulkan perbedaan yang signifikan terhadap kontrol posi tif dan negati f. Uji kadar air memenuhi syarat sabun yaitu maksimal 15%.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: ndri Hapsari, S .F., M.Si., Apt (Pembimbing I) dan Arif Budiman, S.Farm., MPH,Apt
Uncontrolled Keywords: Minyak atsiri bunga kenanga , Staphylococcus aureus , Escherichia coli , antibakteri, sifatfisik.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Kasto .
Date Deposited: 25 Apr 2017 06:49
Last Modified: 12 May 2017 00:37
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/1725

Actions (login required)

View Item View Item