PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK-HAK MANTAN ISTRI DAN ANAK PASCA PERCERAIAN

El Lutfi, Ikmal El (2017) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK-HAK MANTAN ISTRI DAN ANAK PASCA PERCERAIAN. Other thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Ikmal El Lutfi - Cover.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Ikmal El Lutfi - Bab I.pdf

Download (510kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Ikmal El Lutfi - Bab II.pdf

Download (584kB) | Preview
[img] Text
Ikmal El Lutfi - Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (492kB)
[img] Text
Ikmal El Lutfi - Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (564kB)
[img] Text
Ikmal El Lutfi - Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (496kB)

Abstract

Hak-hak mantan Istri dan anak pasca perceraian dalam cerai gugat dan cerai talak telah diatur dalam KHI namun kenyataanya banyak hak mantan istri dan hak hadhanah bagi anak banyak yang tidak mendapatkan haknya karena tidak dilaksanakan putusan pengadilan oleh mantan suami. Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis bagaimana perlindungan hukum terhadap hak-hak mantan istri dan anak pasca perceraian di Pengadilan Agama Purwokerto dan menganalisis bagaimana pertimbanagan hakim Agama Purwokerto dalam memberikan perlindungan hukum mengenai perlindungan hukum terhadap hak-hak mantan istri dan anak pasca perceraian Metode yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analisis, sumber data primer dan data sekunder, lokasi peneitian di Pengadilan Agama Purwokerto, metode analisis data menggunakan metode deskriptif analisis. Dari hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa perlindungan hukum terhadap hak-hak mantan istri dan anak pasca perceraian di Pengadilan Agama Purwokerto tidak diberikan secara langsung dalam putusan pengadian karena hakim pengadilan Agama Purwokerto masih berpedoman pada Pasal 176 HIR ayat 3 dan sebagian besar istri hanya menuntut putusnya ikatan perkawinan saja sehingga hak- hak istri dan anak pada Pasal 41 huruf a UU No 1 Tahun 1974 dan Pasal 156 huruf b dan d kurang mendapatkan perlindungan hukum. Oleh karena itu, perlu bagi hakim agama Purwokerto agar memberikan putusan yang berkeadilan bagi mantan istri dan anak tanpa harus di minta dalam isi gugatan dan perlu adanya pembentukan Undang-undang yang baru yang memilki kesetaraan gender dalam memberikan perlindungan hukum

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: hak-hak mantan istri, hadhanah
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: windarto .
Date Deposited: 12 Apr 2017 01:23
Last Modified: 12 Apr 2017 01:23
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/1512

Actions (login required)

View Item View Item