ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN ANSIETAS PRO DAN POST CURRETAGE ATAS INDIKASI ABORTUS INCOMPLETE PADA NY. P G3 P2 A0 HAMIL 24 MINGGU 3 HARI DI RUANG BOUGENVILLE RSUD dr. R GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA

PUTRI, VARIN PANGESTIKA (2015) ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN ANSIETAS PRO DAN POST CURRETAGE ATAS INDIKASI ABORTUS INCOMPLETE PADA NY. P G3 P2 A0 HAMIL 24 MINGGU 3 HARI DI RUANG BOUGENVILLE RSUD dr. R GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA. Diploma thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
VARIN PANGESTIKA PUTRI COVER.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
VARIN PANGESTIKA PUTRI BAB I.pdf

Download (690kB) | Preview
[img]
Preview
Text
VARIN PANGESTIKA PUTRI BAB II.pdf

Download (843kB) | Preview
[img] Text
VARIN PANGESTIKA PUTRI BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
VARIN PANGESTIKA PUTRI BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
VARIN PANGESTIKA PUTRI BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (596kB)
[img]
Preview
Text
VARIN PANGESTIKA PUTRI DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (674kB) | Preview
[img] Text
VARIN PANGESTIKA PUTRI LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Penurunan angka kematian ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat kesehatan perempuan. Angka kematian ibu juga merupakan salah satu target yang telah ditentukan dalam tujuan pembangunan Millennium Development Goals (MDGs) yang ke-5 yaitu meningkatkan kesehatan ibu dimana target yang akan dicapai tahun 2015 adalah mengurangi sampai ¾ resiko jumlah kematian ibu. Berdasarkan instruksi presiden RI Nomor 3 Tahun 2010 tentang pembangunan yang yang keadilan, makan seluruh Gubernur, Bupati, Walikota diwajibkan memprioritaskan upaya pencapaian target MGD‟s dalam program pembangunan didaerah yang dituangkan dalam Rencana Bina Kesehatan Ibu. Sedangkan dari data yang diperoleh dari Rumah Sakit Umum Daerah dr.R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga menunjukan adanya masalah kehamilan yaitu Abortus Incomplete. Tercatat 41 kasus Abortus, penyebabab diantaranya, faktor usia ibu atau usia kehamilan. Penyulit yang menyertai yaitu perdarahan, infeksi, syok hemoragik sampai syok endoseptikbahkan dapat menyebabkan kematian. Dari masalah tersebut dapat menimbulkan kecemasan, merupakan suatu keadaan yang ditandai oleh rasa khawatir disertai dengan gejala somatik yang menandakan suatu kegiatan yang berlebih. Tujuan: Melaporkan pendokumentasian pada pasien abortus incomplete diruang Bougenville dan mendapat gambaran pelaksanaan Asuhan Keperawatan tindakan Curretage pada Abortus Incomplete. Metode: Metode penulisan ini adalah secara Deskriptif dengan Asuhan keperawatan yang dilakukan secara komperhensif melalui pendekatan proses, keperawatan yang terdiri dari pengkajian, analisa data, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Hasil: Masalah keperawatan yang ditemukan pada kasus ini adalah ansietas, resiko infeksi, nyeri akut dan kurang pengetahuan. Ini memberi gambaran tidak adanya kesenjangan antara studi dan studi literature. Kesimpulan: Masalah keperawatan utama pada kasus ini adalah ansietas, resiko infeksi, nyeri akut, nyeri akut dan kurang pengetahuan. Evaluasi dari masalah yang dirumuskan dapat diselesaikan sesuai tujuan yang dibuat. Dari masalah keperawatan yang muncul ansietas, resiko infeksi, nyeri akut, nyeri akut dan kurang pengetahuan dapat teratasi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: PEMBIMBING: KRIS LINGGARDINI, S.Kp., M.Kep
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Abortus Incomplete, Ansietas
Subjects: R Medicine > RT Nursing
R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Diploma Keperawatan
Depositing User: Novia Marantika
Date Deposited: 10 Apr 2017 03:08
Last Modified: 10 Apr 2017 03:08
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/1471

Actions (login required)

View Item View Item