PENGARUH TELEHOMECARE TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN HIPERTENSI PROGRAM PROLANIS PADA BEBERAPA PRAKTEK DOKTER KELUARGA DI KABUPATEN BANYUMAS

LUQYANA, KHALDA (2016) PENGARUH TELEHOMECARE TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN HIPERTENSI PROGRAM PROLANIS PADA BEBERAPA PRAKTEK DOKTER KELUARGA DI KABUPATEN BANYUMAS. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
KHALDA LUQYANA COVER.pdf

Download (871kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KHALDA LUQYANA BAB I.pdf

Download (620kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KHALDA LUQYANA BAB II.pdf

Download (654kB) | Preview
[img] Text
KHALDA LUQYANA BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (655kB)
[img] Text
KHALDA LUQYANA BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (654kB)
[img] Text
KHALDA LUQYANA BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (558kB)
[img]
Preview
Text
KHALDA LUQYANA DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (564kB) | Preview
[img] Text
KHALDA LUQYANA LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 25,8 %. Hipertensi tidak dapat disembuhkan namun hanya dapat dikontrol dengan konsumsi obat tiap hari. Salah satu faktor keberhasilan pengobatan pada pasien hipertensi dipengaruhi oleh kepatuhan dalam mengonsumsi obat, maka itu penderita hipertensi saat ini sudah difasilitasi dengan program pemerintah yang bernama Prolanis. Program prolanis yang merupakan program penanganan penyakit kronis seharusnya diikuti dengan fasilitas homecare sesuai yang tertera pada Permenkes nomor 35 tahun 2014. Homecare belum banyak berlangsung karena keterbatasan waktu dan biaya juga karena banyaknya jumlah pasien. Hal ini menyebabkan pasien tidak paham dengan penyakitnya sehingga banyak pasien hipertensi yang tidak patuh dalam pengobatannya, dengan adanya teknologi hal tersebut dapat diatasi dengan telehomecare. Penggunaan telehomecare dianggap merupakan metode pemberian layanan kesehatan yang dapat mengurangi waktu perjalanan, biaya dan meningkatkan jumlah pasien/kunjungan pada hari-hari tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh telehomecare terhadap kepatuhan meminum obat pasien hipertensi dan melihat apakah telehomecare memungkinkan untuk dilakukan ditinjau dari segi biaya. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen. Rancangan penelitian menggunakan the static group comparison: randomized control group only design. Penelitian ini menggunakan 35 respoonden untuk kelompok intervensi dan 35 responden untuk kelompok kontrol. Hasil yang diperoleh dari uji Chi-square menunjukan bahwa terdapat hubungan pemberian intervensi berupa telehomecare dengan kepatuhan minum obat pasien dengan nilai p value yaitu 0.000 (p < 0.05). Biaya total yang digunakan untuk memberikan telehomecare yaitu Rp. 29.500,00 untuk 35 responden, hal ini menunjukan telehomecare memungkinkan untuk dilakukan ditinjau dari segi biaya.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Anjar Mahardian Kusuma, M.Sc., Apt dan Wahyu Utaminingrum, M.Sc., Apt
Uncontrolled Keywords: Telehomecare, Hipertensi, Kepatuhan, Biaya
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Riski Wismana
Date Deposited: 08 Apr 2017 02:29
Last Modified: 08 Apr 2017 02:29
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/1424

Actions (login required)

View Item View Item