HABIBAH, FARAH (2015) HIPERTERMI PADA An.A DENGAN TYPOID FEVER DI RUANG CEMPAKA RSUD dr. R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA. D3 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
FARAH HABIBAH COVER.pdf
Download (2MB)
FARAH HABIBAH BAB I.pdf
Download (636kB)
FARAH HABIBAH BAB II.pdf
Download (961kB)
FARAH HABIBAH BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (779kB)
FARAH HABIBAH BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (614kB)
FARAH HABIBAH BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (632kB)
FARAH HABIBAH DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (577kB)
FARAH HABIBAH LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Demam typoid merupakan masalah kesehatan yang penting di berbagai negara sedang berkembang. Data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah berdasarkan sistem surveilans terpadu beberapa penyakit terpilih pada tahun 2009 penderita demam typoid ada 44.422 penderita, termasuk urutan ketiga di bawah Diare dan TBC selaput Otak, Sedangkan pada tahun 2010 jumlah penderitanya meningkat menjadi 46.142 penderita. Dari catatan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah Purbalingga dari bulan Maret - Juni 2015 didapatkan kasus kejadian typoid Faver sebanyak 89 kasus. Jumlah seluruh pasien yang ada di ruang Cempaka RSUD Purbalingga dari bulan Maret - Juni 2015 sebanyak 682. Presentase yang di peroleh dari kasus typoid Faver 13.0 %
Tujuan: Mengeksplorasi masalah keperawatan typoid fever pada anak, dan mendapatkan pelaksanaan gambaran asuhan keperawatan anak dengan demam tifoid.
Metode: Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan laporan kasus (case report). Subjek atau sumber informasi diperoleh dengan observasi partisipatif, wawancara, studi literatur, dan studi dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengkajian dan pemeriksanaan fisik. Pengumpulan data selama 2 hari, kemudian dilakukan pengelolaan data yang ada.
Hasil: Masalah keperawatan yang ditemukan pada kasus ini adalah hipertermi, ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh, nyeri akut, ansietas, dan defisiensi pengetahuan. Setelah dilakukan penatalaksanaan asuhan keperawatan, masalah hipertermi, nyeri akut, ansietas, dan defisiensi pengetahuan dapat teratasi, sedangkan ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh belum teratasi.
Kesimpulan: Masalah utama pada kasus ini adalah hipertermi, ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh, nyeri akut, ansietas
dan defisiensipengetahuan. Masalah yang belum teratasi yaitu ketidakseimbangan nutrisi karena terbatasnya waktu penelitian.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (D3) |
| Additional Information: | PEMBIMBING I: NS. UMI SOLOKHAH, S.Kep., M.Kep PEMBIMBING II: NS. IDA SUSILOWATI, S.Kep., MM |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: hipertermi,typoid fever, ketidakseimbangan nutrisi, nyeri akut, ansietas, dan defisiensi pengetahuan. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Diploma Keperawatan |
| Depositing User: | Novia Marantika |
| Date Deposited: | 07 Apr 2017 02:10 |
| Last Modified: | 06 Aug 2024 03:38 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/1375 |
