PENYIMPANGAN SOSIAL DALAM NOVEL SETELAH LONCENG BERBUNYI 12 KALI KARYA GIYANTO JANGKUNG

KUSUMA, YADIT AGUS (2016) PENYIMPANGAN SOSIAL DALAM NOVEL SETELAH LONCENG BERBUNYI 12 KALI KARYA GIYANTO JANGKUNG. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
COVER_YADIT AGUS KUSUMA_PBSI'16.pdf

Download (935kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I_YADIT AGUS KUSUMA_PBSI'16.pdf

Download (673kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II_YADIT AGUS KUSUMA_PBSI'16.pdf

Download (776kB) | Preview
[img] Text
BAB III_YADIT AGUS KUSUMA_PBSI'16.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (619kB)
[img] Text
BAB IV_YADIT AGUS KUSUMA_PBSI'16.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (797kB)
[img] Text
BAB V_YADIT AGUS KUSUMA_PBSI'16.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (614kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA_YADIT AGUS KUSUMA_PBSI'16.pdf

Download (668kB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN_YADIT AGUS KUSUMA_PBSI'16.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (704kB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Penyimpangan Sosial dalam Novel Setelah Lonceng Berbunyi 12 Kali karya Giyanto Jangkung”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk penyimpanganyang terdapat dalam novel Setelah Lonceng Berbunyi 12 Kali karya Giyanto Jangkung. Serta mendeskripsikan faktorfaktor penyebab terjadinya penyimpangan sosial dalam novel Setelah Lonceng Berbunyi 12 Kali karya Giyanto Jangkung. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan sosiologi sastra.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik. Tujuan dari penelitian deskriptif analitik ini adalah untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sitematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki.Data yang disajikan dalam penelitian ini berupa teks yang mengandung bentuk-bentuk penyimpangan sosial dalam novel Setelah Lonceng Berbunyi 12 Kali karya Giyanto Jangkung. Sumber data yang digunakan yaitu berupa novel Setelah Lonceng Berbunyi 12 Kali karya Giyanto Jangkung. Dalam teknik analisis data peneliti menggunakan teknik baca dan teknik catat. Kemudian teknik analisis data meliputi; (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan. Pembahasan Berdasarkan hasil analisis danditemukan bentuk-bentuk penyimpangan sosial dalam novel Setelah Lonceng Berbunyi 12 Kali. bentuk-bentuk penyimpangan sosial meliputi; (1) penyimpangan perilaku seksual, dalam hal ini meliputi adanya (a) pelacuran, (b) pemerkosaan, dan (c) perselingkuhan. (2) tindak kriminalitas atau kejahatan yang meliputi adanya (a) kejahatan terorganisasi (pengedaran narkotika dan penyedian jasa pelacuran), (b) kejahatan kerah putih (perampokan/perampasan), dan (c) kejahatan kerah biru (kolusi/suap). Kemudian Faktor-faktor penyebab terjadinya penyimpangan sosial dalam novel Setelah Lonceng Berbunyi 12 Kali karya Giyanto Jangkung yaitu; pertama ketidaksempurnaan sosialisasi nilai-nilai, Kedua menganut nilai-nilai subkebudayaan menyimpang, dan ketiga kesalahan memahami informasi.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Dra. Hj. Sri Utorowati, M.Pd., dan Heru Kurniawan, S.Pd, MA.
Uncontrolled Keywords: sosiologi sastra, dan penyimpangan sosial
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
P Language and Literature > PK Indo-Iranian
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: Iin Hayuningtyas
Date Deposited: 07 Apr 2017 01:58
Last Modified: 07 Apr 2017 01:58
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/1373

Actions (login required)

View Item View Item